Can You Hold Me ?

| Sabtu, 04 April 2026
   

     Aku selalu berteman dengan sunyi tetapi sunyi tidak pernah membuatku merasa sendiri, hari demi hari kulalui entah apa yang orang - orang aneh itu pikirkan, dengan semua hal - hal kecil dan pengetahuan yang selama ini kubagikan ke semua dianggap tidak ada apa - apanya, mereka terlalu meremehkanku, ya semua ini karena kondisi keunganku saat ini, aku merasakan semua kebencian, keraguan orang - orang disekitarku, sekali lagi Allah menunjukkan sifat asli seseorang melalui keterpurukanku, dan karenanya aku tidak bisa mengimbangi keburukan mereka entahlah, mungkin sang penemu sedang mengajarkan aku, inilah orang - orang yang berada disekitarmu, mereka tidak berani berdiri bersamamu saat kamu terpuruk, bukan karena kamu lemah, mereka terlalu takut melawan semua keburukan yang terjadi dihadapan mereka, kamu adalah orang - orang yang kuat, karena kamu melawan arus disaat air mengalir kotor, ya begitulah, entah kenapa orang - orang disini semakin hari semakin menunjukkan keanehan, Allah memberikan rasa damai tidak adanya peperangan tetapi mereka merusak itu sendiri, demi pupolaritas dan uang yang mana mereka pikir sangat mudah membodohi orang - orang disekitar sini dengan uang, yap mereka terlalu menganggap uang adalah segalanya bahkan dengan mudah mereka merasa bisa dengan sangat elegan membeli harga diri orang lain entahlah, tak seharusnya manusia yang humanis berpikir seperti itu, kita menempuh pendidikan agar mempunyai rasa empati, humanis, dan gotong royong, tetapi semua kepalsuan dan disekeliling kita pada saat ini, bertemu dengan orang - orang menyebalkan setiap hari, dengan semua rasa sombong mereka terkadang yang memandang rendah seseorang, mereka berani melakukan kejahatan apapun, bahkan orang - orang yang usianya yang mana menurut kita mereka itu cukup matang, tetapi ego mereka terus bertambah tingkah mereka semakin seperti anak kecil, karena kurangnya edukasi dan literasi orang - orang selalu haus akan rasa hormat yang seharusnya, terkadang kita hanya butuh teman untuk bercerita, tertawa berasama dan meluapkan semua keluh kesah, tetapi tidak ketika kita bercerita semua apa yang kita keluhkan mereka akan memanfaatkan kita layaknya nya pion - pion kecil sebagai batu pijakan mereka, jangan pernah bercerita kepada orang yang tidak tepat karena mereka adalah pemeran bermuka dua dengan senyum palsu dan seakan berempati dengan masalah yang kita miliki.

0 komentar:

Posting Komentar

Prev
▲Top▲